Selasa, 30 Oktober 2012
mak, pak
mak, pak.
disaat hati ini berkecamuk
ingin rasanya ku memelukmu
namun apalah daya diriku yang sendiri ini
jauh darimu
membuatku masuk dalam kesedihan
kutumpahkan rasa unu dalam sajak ini
sajak yang nantnya akan selalu menemaniku
sajak yang selalu menghiasi perasaan ini
sajak yang selalu mengingatmu
ingin rasa ini kutumpahkan padamu
agar aku tidak menjadi anak yang malang
aku menangis dalam hati yang berkecamuk dan rindu ingin memelukmu
mak, pak.
jarak memang musuh yang harus kubunuh
cita-cita harus kukejar
namun apalah daya diriku ini
jika aku tidak mampu menggapai bintang
aku meraskan doamu
aku merasakan harapanmu
aku meraskan kerinduanmu
aku merasakan penantianmu
namun apa lah arti diriku ini
aku anakmu yang terduduk diatas kursi yang rapuh
rapuh oleh pikiran-pikiran.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar